Festival KKG Kesambi 2025

Waktunya Bersinar! Festival KKG Kesambi 2025: Ajang Kolaborasi dan Ekspresi Guru Hebat!

Para Guru dan Tenaga Kependidikan se-Kecamatan Kesambi, sudah siapkah Anda menorehkan prestasi dan menunjukkan bakat tersembunyi Anda?

Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2025, Komunitas Kerja Guru (KKG), Forum Komunikasi KKG (FK-KKG), dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Kesambi berkolaborasi mempersembahkan Festival KKG Kesambi 2025! Ini adalah momen emas Anda untuk bersinar, mengasah kreativitas, dan merayakan peran mulia sebagai pendidik!

Mengapa Anda Wajib Ikut?

Festival ini bukan sekadar kompetisi, tetapi panggung apresiasi untuk seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan yang luar biasa di Kesambi. Jangan biarkan bakat Anda terpendam!

  • Tunjukkan Bakat Artistik Anda!
    • Menyanyi Solo: Mari lantunkan suara merdu Anda dengan pilihan lagu wajib seperti “Andaikan Kau Datang Kembali” (Female Key) atau “Pergilah Kasih” dan “Panah Asmara” (untuk Male/Female). Penilaian mencakup materi vokal, teknik, penghayatan, dan penampilan!
    • Membaca Puisi: Ekspresikan jiwa pahlawan tanpa tanda jasa Anda melalui puisi karya sendiri atau orang lain, dengan tema “Guru dalam Pengabdian.”
  • Asah Keterampilan Komunikasi dan Kreativitas Digital!
    • Stand Up Comedy: Angkat “Keresahan di dunia pendidikan yang layak ditertawakan” dalam durasi 3-5 menit dengan materi yang mendidik, sopan, dan orisinal.
    • Pembawa Acara (MC): Tampil memukau dalam video MC formal-santai berdurasi 3-5 menit, bebas memilih tema acara yang relevan dengan dunia pendidikan.
    • Pidato: Sampaikan gagasan inspiratif Anda melalui pidato 7-10 menit tanpa teks dengan tema bebas, menjunjung nilai moderasi beragama dan tidak menyinggung SARA.
    • Orasi Pendidikan: Khusus Kepala Sekolah, sampaikan orasi yang kuat tentang “Kepemimpinan Pembelajaran Adaptif untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia” (5-7 menit) dengan memilih subtema inovatif yang telah ditentukan.
  • Kembangkan Literasi dan Gerakan!
    • Menulis Cerpen: Tuangkan ide Anda dalam cerita pendek orisinal bertema “Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa”, minimal 500 dan maksimal 1000 kata.
    • Membaca Nyaring: Baca nyaring buku bersama siswa Anda (10-15 menit) dan dokumentasikan dalam video, mematuhi kriteria bahan bacaan yang ditentukan.
    • Mendongeng: Jadilah “teater tutur” dengan mendongeng (5-7 menit) dari cerita yang sudah ada, dongeng lokal, atau hasil wawancara, dengan memperhatikan konvensi cerita dongeng.
    • Senam Kreasi: Bentuk tim (minimal 5 orang) dari sekolah Anda dan tunjukkan kekompakan serta kreativitas senam (1-5 menit) dengan musik latar dari media sosial Tik Tok yang sedang viral.

Catat Jadwal Pentingnya!

Jangan sampai terlewat! Proses pendaftaran dan pembuatan konten berlangsung mulai 1 hingga 22 November 2025.

  • Sosialisasi: 27-30 Oktober 2025
  • Pertemuan Teknis: 1-6 November 2025
  • Pembuatan Konten: 1-15 November 2025
  • Pendaftaran: 12-22 November 2025
  • Penilaian: 12-24 November 2025
  • Pengumuman: 25-26 November 2025

Semua lomba dilaksanakan secara Daring (Video), memberikan fleksibilitas bagi Anda untuk berkreasi secara maksimal!

Tunggu Apa Lagi? Raih Kesempatan untuk Dikenal!

Ini adalah kesempatan emas untuk memotivasi diri, sekolah, dan seluruh komunitas pendidikan Kesambi. Mari buktikan bahwa guru dan tenaga kependidikan tidak hanya hebat di kelas, tetapi juga unggul dalam berbagai talenta!

Segera daftarkan diri Anda dan kirimkan karya terbaik! Cek informasi teknis setiap lomba untuk detail materi, durasi, dan aspek penilaian. Ayo, jadilah bagian dari perayaan Hari Guru Nasional yang penuh inspirasi ini!

Agenda Kesembilan Kegiatan Komunitas Belajar

Materi Pengenalan dan Manfaat Pendidikan Inklusi

Deskripsi Kegiatan

Kegiatan Komunitas Belajar (Kombel) ke-9 yang mengusung tema “Pengenalan dan Manfaat Pendidikan Inklusi bagi Guru” dilaksanakan pada hari Sabtu, 18 Oktober 2025, bertempat di SDN Pelandakan 2. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dasar guru mengenai konsep Pendidikan Inklusi dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang setara dan suportif bagi semua siswa. Narasumber dalam kegiatan ini adalah Ibu Yuneta Indria Murti, M.Si..

Kegiatan ini dirancang untuk memberikan landasan filosofis dan praktis mengenai penyelenggaraan sekolah inklusif. Sesi pertama diawali dengan Pemaparan Singkat Pendidikan Inklusi. Sesi ini menjadi pembuka dan berfokus pada esensi Pendidikan Inklusi. Pemaparan mencakup:

Definisi: Pendidikan Inklusi sebagai upaya memberikan kesempatan belajar yang sama bagi semua anak, termasuk Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK), di sekolah reguler yang sama.

Sesi ke dua tentang Pemaparan Singkat Manfaatnya bagi Guru. Fokus selanjutnya adalah menjelaskan mengapa pemahaman Inklusi ini penting dan bermanfaat bagi guru. Manfaat tersebut antara lain: Pengembangan Profesionalisme: Guru dilatih untuk melakukan diferensiasi pembelajaran, yaitu menyesuaikan metode, materi, dan penilaian agar sesuai dengan kebutuhan individual setiap siswa (keterampilan mengajar yang lebih kaya), Penciptaan Budaya Sekolah: Guru menjadi agen utama dalam menumbuhkan sikap empati, toleransi, dan penghargaan terhadap perbedaan di kalangan siswa, menciptakan iklim kelas yang positif, Optimalisasi Potensi: Dengan dukungan dan intervensi yang tepat, guru dapat memastikan semua siswa, tanpa terkecuali, dapat mencapai potensi terbaik mereka.

Secara keseluruhan, kegiatan KKG ini bertujuan agar guru tidak hanya “tahu” tentang Pendidikan Inklusi, tetapi juga “merasa perlu” dan “mampu” menjadi fasilitator bagi semua jenis siswa di kelas mereka. Target output dari kegiatan ini adalah guru memiliki pandangan positif terhadap keberagaman siswa dan mampu mengidentifikasi langkah awal untuk adaptasi di kelas.